Tampilkan postingan dengan label Multi Level Marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Multi Level Marketing. Tampilkan semua postingan

24 Februari, 2009

Perbedaan Bisnis Affiliate (Reseller) dengan MLM (Multi Level Marketing)

Kepada pembaca setia blog bisnis online, kali ini saya hanya ingin sedikit meluruskan arti dari istilah bisnis affiliate atau sering disebut reseller dengan MLM (Multi Level Marketing). Inspirasi dari menulis artikel bisnis online ini disebabkan karena banyaknya pemula bisnis terutama pe-bisnis online seperti saya yang sering men-salah artikan atau terjadi kesalahpahaman dan menganggap sama dari arti bisnis affiliate/ reseller dengan MLM. padalah dari kata-katanya saja sudah beda, betul gak sich? :)

Pada artikel bisnis online sebelumnya saya sudah pernah menjelaskan apa itu affiliate marketing dan juga Multi level marketing. Affiliate marketing adalah jenis bisnis yang apabila seseorang/ member (affiliate Marketer) menjual barang/ jasa dari merchant (pemilik produk/ jasa) maka member tersebut akan dibayar dan mendapatkan komisi, sedangkan MLM atau pemasaran berjenjang (bertingkat) merupakan system penjualan secara langsung (direct selling), biasanya perusahaan memanfaatkan konsumen/ membernya untuk menyalurkan produk mereka dan konsumen tersebut mendapatkan bonus.* (lebih jelasnya silakan kunjungi http://id.wikipedia.org/wiki/MLM)

Kemudian apa yang membedakan? Khan mereka sama-sama dibayar?

  1. Bisnis Affilite (Reseller)
    Biasanya bisnis ini terputus, tidak ada system kaki/ bertingkat, jadi barang siapa yang menjual produk atau jasa maka dia hanya menikmatinya sendiri sedangkan orang yang merekrut sebelumnya tidak mendapatkan komisi jadi yang hanya dapat adalah pemilik produk dan sama penjual tadi.
    Contoh : Misalkan si (A) menjual ke (B) kemudian menjual ke (C) maka si (A) tidak dapat apa-apa.

  2. Multi Level Marketing (MLM)
    Kalau bisnis ini kebalikan dari affiliate, pada MLM biasanya penjualan melalui jaringan baik secara langsung maupun tidak*, jadi apabila member tersebut menjual barang/ jasa ke konsumen lain maka member yang sebelumnya merekrut dia atau diatas member pada satu jaringan akan mendapatkan bayaran beserta bonusnya.
    Contoh: Misalkan si (A) menjual ke (B) kemudian menjual lagi ke (C) maka si (A) mendapatkan komisi.
Mudah-mudahan dari artikel singkat diatas dapat menambah dan mempertajam pemikiran kita serta bisa membedakan terhadap kedua jenis bisnis ini dan tidak terjadi lagi kesalahpahaman mengenai bisnis online affiliate (reseller) dengan Multi Level Marketing (MLM) untuk masa akan datang.

Btw, jika ada kekeliruan dari artikel di atas mohon kiranya sahabat blogger blog bisnis online untuk menambahkan dan memberikan koreksinya..!

06 Februari, 2009

Cara Mengetahui Peluang Bisnis Online Adalah Scam

Begitu Banyak Peluang Bisnis Online yang ditawarkan di internet merupakan scam. Scam berarti adalah penipu/ penipuan, pelakunya sering disebut dengan istilah Scammers sedangkan korbanya adalah Scammed, maka oleh sebab itu kita harus lebih berhati-hati dalam memilih dan jangan sampai mudah percaya dengan iming-iming yang menggiurkan dan akhirnya kita akan tertipu. Tapi menurut saya tidak hanya bisnis online saja yang beresiko merupakan scam bisnis ofline pun bisa demikian.

Banyak sekali kita mendengar laporan-laporan di internet mengenai seseorang korban Scammers, para scammers ini menargetkan orang2 yang rakus atau malas melakukan sesuatu dengan usaha bekerja keras dalam menghasilkan uang atau keuntungan, mereka memilih orang-orang yang ingin cepat kaya/ menghasilkan banyak uang/ profit dalam waktu sekejap tanpa adanya usaha kerja keras dan bahkan tidak sambil kerja pun bisa.(bagaimana mungkin..:)

Berikut ini sering kita dengar dan lihat rayuan maut dari para scammers dalam menjajakan bisnisnya :
  1. Mendapatkan uang sambil tidur. (mungkin dalam mimpi maksudnya.. hehe>>)
  2. Tidak perlu bekerja, biarkan uang anda yang berkerja buat anda. (salah satu Teknik marketing)
  3. Bila anda tidak puas dengan produk kami, kami akan mengembalikan 200% uang anda, :P
  4. Dan masih banyak lagi.. 
Contoh kedok jenis-jenis bisnis online secara umum yang sering kita jumpai dan harus diwaspadai :

1.High Yield Investment Program (HYIPs). Mereka meminta Anda untuk berinvestasi banyak uang, dengan janji keuntungan akan berlipat ganda dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini biasanya melibatkan kerja sama investasi dalam beberapa jenis “proyek jangka panjang”

2.Multi Level Marketing (MLM). Ups, jangan berburuk sangka dulu, karena tidak semua jenis bisnis ini adalah scam/ penipuan. Mereka merupakan perusahaan yang biasanya mengeluarkan produk-produk berkualitas dan bermanfaat dan anggota-anggota mereka mendapatkan bonus/ bayaran jika berhasil menjual produk/ jasa mereka. Catatan : Jika mereka tidak punya produk/ jasa, dan hanya mencari anggota untuk bergabung, ini kemungkinan besar adalah scam.

3.Lottery Scams (undian berhadiah), sering kita menemukan salah satu situs di menu Popup nya berisi “ selamat anda telah memenangkan undian dan berhasil mendapatkan ( PS3, iphone, laptop, dsb)” . Biasanya mereka meminta mengunjungi situsnya, menyuruh anda mengisi form atau nomor kartu credit beserta pin. Kalau anda melakukannya dipastikan identitas anda telah dicuri.

4.Phishing Scams. Pernah kah anda menerima Email yang seolah datang dari BANK atau rekening online lainnya? dan meminta anda login lalu meverifikasi account anda. Bila dilakukan, kemungkinan rincian login anda akan direkam dan dijual kepada orang lain.

5.Scam berkedok pelelangan. Mungkin kasus ini sering terjadi di situs-situs pelelangan seperti eBay.com, banyak dari buyer/ pembeli tsb diberitahukan bahwa telah memenangkan sebuah tawaran, dan barang yang telah dibayarkan tidak pernah kunjung datang. Oleh karena itu situs seperti Ebay.com sekarang telah memberikan peraturan sangat ketat guna untuk mengantisipasi kejahatan2 yang dibuat oleh para scammers.

Dari beberapa contoh diatas mudah-mudahan kita dapat mengantisipasi dan memilah-milah Peluang Bisnis Online dan meminimalisir kemungkinan menjadi korban scam berikutnya dari orang2 yang tidak bertanggung jawab.

15 September, 2008

Tips MLM (Multi Level Marketing) Online Sebelum Bergabung

Kalau anda berminat berwirausaha di Zona bisnis ini, berikut sedikit saya jelaskan pengetahuan yang sy ketahui sebelum menentukan sebuah pilihan, sebelum diri anda akan berlabuh nantinya.

1.Track Record Perusahaan
Check Record Perusahaan MLM yang akan anda ikuti, kalau dari luar negeri cek keberadaan peruasahaan itu dengan jelas, prestasi, pertumbuhan bisnis mereka dan komentar publik/ orang2 tentang perusahaan tersebut.Ada perusahaan luar negeri yang niat berekspansinya karena pertumbuhannya yang sehat, dan ada jg perusahan MLM luar yang masuk ke Indonesia Karena di negaranya sudah tidak laku lagi.
Klo perusahaan MLM local , check juga perusahaan tersebut didirikan, oleh siapa, record pendiri bisnis, alamat jelas dan perusahaan dibelakang yang membeckupnya. Sayang kHan.. kalau waktu dan energi anda terbuang jika salah memilih.

Sebaiknya saya sarankan memilih perusahaan yang besar, yang mana perusahaan tersebut tidak hanya memikirkan profit saja, tetapi jg mereka maju dalam riset dan inovasi produknya.

2.Produk yang Dipasarkan
Bicara bisnis, bicara juga produknya. Apakah produk yang dipasarkan tersebut bermanfaat untuk orang banyak, harganya terjangkau dan mutu kualitas produk sudah teruji ? Brp banyak yang sudah membuktikan khasiatnya ?

3.Marketing Plan
Teliti dengan baik Marketing Plan yang ditawarkan. Berapa prosentase share profit ke perusahaan ke membernya? Ini penting sekali, soalnya ini prospek jaka panjang kita nantinya. Kalo perusahaan MLM tersebut bisa membagi share profit dengan baik, kemungkinan perusaan itu mampu bertahan dengan lama dan jangka panjang

4.Peluang Market
Dengan memahami marketing plan dan produk di atas, anda bisa membayangkan berapa besar market pasar yang bisa diserap oleh perusahaan MLM tersebut. Teliti juga kompetitor/ perusahaan MLM lain yang memasarkan produk/ marketing plan yg hampir sama, segera ambil kesimpulan. Apakah sudah ada perusahaan sebelumnya masuk Indonesia dengan format yang sama ? kalau ada, berarti perusahaan MLM tsb adalah perusahaan MLM Follower yg baru msk ke sini. Klo follower, pastikan mereka membawa hal baru yang tidak dimiliki oleh perusahaan Mlm yng lebih dulu masuk.

5.Terdaftar di Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)
Nach kalo yang ini penting sekali, perhatikan perusahaan tersebut sudah terdaftar di APLI. Karena klo tidak, perusahaan itu ilegal. Perlu diketahui perusahaan yang memiliki Surat SIUPL belum berarti sudah terdaftar/ termasuk yg sesuai dengan kreteria dari pihak APLI.
Untuk lebih jelasnya coba anda langsung ke http://apli.or.id. Karena di situ akan lebih jelas mengenai hal tersebut.

Sebenarnya ini hanya sedikit yg saya ketahui, tapi klo ada pengetahuan/ referensi yang lebih lengkap mengenai hal ini. Kita sharing ya..???

Sumber referensi : http://apli.or.id, John C. Maxwell – Seorang marketer penulis buku (High Trust Selling).

19 Agustus, 2008

Type Bisnis Online Internet

Mungkin diantara teman-teman sudah tau, banyak sekali jenis-jenis atau type bisnis online di internet. Sekarang kita tinggal memilih apa saja bisnis yang kita sukai. Dari yang berbayar sampai yang gratisan. Seperti autosurf program misalnya, dll.
Ada berbagai model bisnis hasil rangkuman dari website yang saya kunjungi, antara lain :

1.Forex Trading
Forex online trading adalah suatu pekerjaan yang sangat menjanjikan dan memiliki peluang income sangat besar sekali. Oleh sebab itu, saya memilihnya sebagai pilihan utama diantara yang lain. Selengkapnya….

2.Ebook Bisnis
Salah satu cara yang paling efektif bagi para pemikir, pembuat konsep dan pakar untuk menjual ide, ilmu dan ketrampilan nya. Jika anda pintar, memiliki ide atau skill tertentu ? maka cobalah membuat e-book dan dijual secara online. Kemungkinan laku / ada pembeli pasti ada. Dan bisnis model ini yang paling banyak diminati dan laris manis.

3.Afiliasi Program
Banyak Perusahaan besar bergabung dalam sebuah group pemasaran afiliasi , kita bisa bergabung dalam Group tersebut dan memasarkan Perusahaan - perusaahan itu secara online. Contoh yang paling populer adalah Commission Junction, LinkShare, Share a Sale, ClixGalore dll.

4.Autosurf Program
Program Autosurf adalah program di Internet , dimana semua membernya diwajibkan untuk melakukan surfing web. Artinya anda akan dibayar sesuai prosentase surfing anda. Banyak juga diantara program Autosurf yang scam / menipu, jadi diharapkan lebih hati-hati dalam memilih.

5.MLM Bisnis
Bisnis network marketing / pemasaran jaringan atau multilevel marketing bisa dijalankan secara online. Di indonesia prospek bisnis ini sangat menjanjikan , apalagi pemakai internet semakin bertambah , hanya perlu kecerdikan anda untuk memilih perusahaan MLM yang bagus , yang di back up oleh perusahaan besar , sehingga bisnis mlm yang anda jalankan bisa bertahan dan terus berkembang.

6.Software Bisnis
Para pakar IT di Dunia , membuat suatu software yang bisa dipasarkan kepada umum. Banyak bisnis - bisnis software berupa : Software Email, Software Submit Search Engine , Software AntiVirus , Software Pendidikan dll.

7.Bisnis Survey/ Isi Pendapat
Banyak sekali bisnis di internet yang menawarkan peluang kepada kita, salah satunya adalah Survey Job. Cara kerjanya kita diminta untuk mengisi form isian survey dari beberapa buah Perusahaan Besar yg sedang study pasar , nah dari situ kita dibayar. Nominal besarnya pembayaran tergantung dari perusahaan tsb yg menentukan, cuma lagi - lagi prioritas untuk warga negara indonesia masih kecil sekali. Kebanyakan diperuntukkan kepada rakyat amerika, canada atau inggris , dimana disitu Market dari Perusahaan yg membuat survey tsb

8.Bisnis Typing/ Mengetik
Bekerja di internet dengan cara mengetik tugas - tugas yang diberikan oleh beberapa Perusahaan di Amerika , cuma untuk pasar indonesia juga masih sedikit.

9.Poker , Gambling and Casino.
satu ini tidak saya rekomendasikan, karena ini perbuatan yang haram.
Info selengkapnya : http://pojok-waroengkopi.blogspot.com

Sebenarnya masih banyak lagi jenis-jenis bisnis online internet, tapi klo ada teman-teman yang mau menambahkan silakan.. terima kasih..!

14 Juni, 2008

Multi Level Marketing

Pengertian Seputar Multi Level Marketing

MLM Bagian 1

Pepatah mengatakan, Tak Kenal Maka Tak Sayangnya. Hal itulah yang mungkin cocok untuk menjelaskan mengapa orang berpandangan miring soal bisnis Multi-Level Marketing (M.LM). Karenanya, begitu ditawarkan peluang bisnis ini, orang akan menjauh dan lari seribu langkah untuk tidak melihat peluang yang ditawarkan.

Padahal, kalau kita tahu tentang sistemnya, kita akan melihat bahwa tidak ada yang harus ditakutkan.

Multi-Level Marketing, atau yang sering disebut sebagai M.LM, merupakan salah satu cara pemasaran untuk menjual barang secara langsung (direct selling). Direct selling/penjualan langsung itu sendiri, pengertiannya adalah penjualan barang dan/atau jasa tertentu kepada konsumen dengan cara tatap muka di luar lokasi eceran tetap oleh jaringan pemasaran yang dikembangkan oleh Mitra Usaha dan bekerja berdasarkan komisi penjualan, bonus penjualan dan iuran keanggotaan yang wajar (www.apli.or.id). Dalam menjalankan Direct Selling tersebut, biasanya sebuah perusahaan menggunakan 2 (dua) cara, yaitu:

1. Single Level Marketing (Pemasaran Satu Tingkat), yang maksudnya adalah :

Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk satu tingkat, dimana Mitra Usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri.

2. Multi Level Marketing (Pemasaran Multi Tingkat), yang maksudnya adalah :

Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk lebih dari satu tingkat, dimana mitra usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri dan anggota jaringan di dalam kelompoknya.

Dilihat dari pengertiannya, tidak ada yang harus ditakutkan dari sistem pemasaran Multi Level. Namun tetap saja kita harus berhati-hati dalam memilih perusahaan penjualan langsung. Beberapa hal di bawah ini harus diperhatikan saat kita memilih perusahaan penjualan langsung:

  1. Mitra usaha hanya boleh membeli keanggotaan dari perusahaan satu kali saja.
  2. Perusahaan tidak boleh memberikan keuntungan kepada Mitra Usaha hanya atas hasil rekrut anggota baru.
  3. Di perusahaan, harus ada barang atau jasa yang diperdagangkan dan dipergunakan oleh konsumen.
  4. Barang tidak dipergunakan sekedar sebagai kedok, yang akan terlihat bila barangnya dijual dengan harga yang tidak wajar.
  5. Keuntungan atau laba yang diperoleh anggota adalah terutama berdasarkan penjualan barang atau jasa kepada konsumen, bukan dari rekruting anggota baru.
  6. Ada pelatihan tentang pengetahuan produk dan cara menjual kepada mitra usaha.
  7. Ada buy back guarantee (jaminan beli kembali setelah diperhitungkan semua biaya-biaya terkait) dari perusahaan atas produk atau inventory yang masih layak jual milik anggota bila anggota mengundurkan diri dari perusahaan.

Jadi, jangan takut jika Anda ditawarkan bisnis direct selling. Dengan bisnis direct selling, modal yang dikeluarkan tidak akan sebesar memiliki toko sendiri, karena biasanya kita tidak akan diminta untuk menjadi tempat penimbunan barang, melainkan berjualan melalui katalog, yang bisa kita bawa kemana saja.

Sumber: www.apli.or.id