- Selalu pasang stop loss pada saat order, jaga-jaga untuk menghidari kerugian lebih besar.
- Sebelum order perhatikan release/ pengumuman berita terbaru mengenai pasar Forex. Kamu dapat liat di situs www.forexfactory.com. Sebagai acuan analisa fundamental.* “nanti akan saya jelaskan dalam artikel khusus mengenai istilah2 arti maksud dari berita tersebut serta pengaruhnya terhadap pergerakan chart (Forex Market)”.
- Jangan pernah order (masuk market) melebihi 20% dari modal anda, karena sisanya dapat digunakan untuk menahan loss pada saat pergerakan mata uang berlawanan dengan arah yg kita pasang.
- Bermainlah di mata uang yang mempunyai spread (selisih harga jual/ beli) terendah. Contohnya currency Euro dgn dolar US (EUR/USD) yg selisihnya 3 point/ lot. Fungsinya memaksimalkan profit dan meminimalkan loss.
- Jangan terlalu percaya dan mengandalkan chart/ chating/ grafik, karena bisa saja terjadi GAP (pergerakan drastis, bisa tiba2 naik atau turun).
- Sebaiknya gunakan setting chart indicator dengan time frame/ scale 15 menit. Biasanya pada saat market release kira2 waktu itulah mulai ada pertanda pergerakan.
- Perhatikan juga pergerakan mata uang/ currency negara lainnya. Contoh, misalnya kita lagi trading antara EUR/USD. Maka lihat jg USD/CHF hal ini dimaksudkan sebagai perbandingan, jadi klo keduanya bergerak sama maka kita jangan melawan arah market tersebut.
- Kalau bisa hindari bermain dihari jum’at, karena menurut pengalaman pribadi pergerakan sulit sekali ditebak dan sering terjadi GAP. Mungkin disebabkan karena menjelang penutupan pasar.
17 Februari, 2009
Tips Aman Bermain Forex Trading Menghindari Loss (kerugian).
07 Januari, 2009
Broker Forex Trading : Marketiva.com
30 Desember, 2008
Basic Forex Trading
05 Oktober, 2008
Pengertian Dasar Forex Trading (review ulang)
Nb: Dapat dilihat Juga versi bahasa Inggris-nya (English Version) di sini..!
Semoga bermanfaat..!!
07 Agustus, 2008
Ebook Forex bahasa Indonesia
Kemarin barusan habis dikasih sohib FORUM, jadi gak ada salah nya untuk berbagi. betul tidak? (kaya Aa Gym..) yuhuuu…
Klo teman-teman ingin membagikannya lagi silakan asal tidak dikomersilkan dan merubah isinya..! oke..!
Silakan..!
Semoga bermanfaat..!
23 Juli, 2008
Bagaimana Pendapat Anda, FOREX TRADING Halal atau Haram. ??
- Perdagangan Berjangka Komoditi sebagaimana diatur dalam UU No. 32 Tahun 1997 tanggal 5 Desember 1997, berdasar nas-nas Al-Qur’an dan Hadits Nabi, serta pendapat para ulama fiqih, tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah Islam (muamalah);
- Meskipun kalangan ulama Syahi’i berpendapat, dengan menggunakan konsep-konsep akad istitsna, Perdagangan Berjangka Komoditi tidak dibenarkan karena bertentangan dengan kaidah umum yaitu tentang obyek transaksi harus nyata, namun, menurut Ibnu Taimiyah, larangan menjual barang yang belum ada tersebut bukan karena tidak adanya barang itu, melainkan karena tidak jelas, apakah barangnya nanti dapat diserahkan ataukah tidak. Apabila barangnya belum ada, tetapi ada jaminan dapat diadakan atau diserahkan kemudian, maka hal itu diperbolehkan;
- Perdagangan Berjangka yang dikembangkan pada masyarakat kontemporer/modern mendapat dukungan kaidah fiqih, utamanya dari sisi “istihsan” dan atau “mashalihul mursalah”, yaitu tuntutan kebutuhan ekonomi modern (perdagangan) dan perlindungan para petani (masyarakat).
- Perdagangan Berjangka Komoditi tidak mengandung hal-hal yang bertentangan atau dilarang oleh Syariat, karena :
- Perdagangan berjangka adalah resmi (legal), mempunyai aturan yang jelas dalam peraturan-perundangan;
- Perdagangan berjangka tidak mengandung spekulasi (dalam arti untung-untungan), tetapi justeru dengan lindung nilai (hedging) dan pembentukan harga (price discovery) memberikan perlindungan kepada para petani-produsen;
- Perdagangan berjangka memiliki fungsi sosial-ekonomi, yaitu perlindungan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, berbeda dengan perjudian atau gambling, mengandung unsur untung-untungan dengan resiko yang tinggi serta tidak memiliki fungsi ekonomi bagi kesejahteraan/kemaslahatan masyarakat secara umum.
- Menurut Yusuf Musa, perdagangan berjangka tidaklah tepat apabila dikategorikan sebagai “salam” dikarenakan banyak perbedaannya, diantaranya adanya syarat penyerahan harga penuh ketika akad dilakukan, sehingga perdagangan berjangka lebih tepat dikategorikan sebagai akad jual beli.
- Untuk memperoleh kejelasan yang lebih detail tentang pandangan Hukum Islam terhadap Perdagangan Berjangka Komoditi ini, kegiatan seminar ini perlu ditindaklanjuti dengan kajian yang lebih mendalam dalam bentuk workshop yang melibatkan para pelaku, serta pihak-pihak yang secara langsung terlibat dalam perdagangan berjangka komoditi ini. (sumber www.bappebti.go.id)
19 Mei, 2008
Panduan Menggunakan Streamster
Setelah Anda login maka akan muncul tampilan platform Marketiva seperti ini:

1. Pada jendela pertama ini ada dua pilihan yaitu Forex Rates dan Lates News.
Jendela Forex Rates adalah untuk menampilkan nilai untuk masing-masing mata uang yang berlaku saat ini, disini kita bisa lihat keterangan pada kolom yang ada
- Currency : menunjukkan pasangan mata uang yang bisa anda pilih
- Last : menunjukkan posisi terakhir nilai dari pasangan mata uang tersebut
- Bid : menunjukkan nilai harga jual yang akan masuk ke transaksi anda jika melakukan order sell
- Offer : menunjukkan nilai harga beli yang akan masuk ke transaksi anda jika melakukan order buy
- Change : menunjukkan perubahan poin yang terjadi saat ini, ditunjukkan dengan tanda panah naik atau turun
- High : menunjukkan posisi nilai tertinggi yang pernah dicapai pada hari ini
- Low : menunjukkan posisi nilai terendah yang pernah dicapai pada hari ini
- Time : menunjukkan waktu pada saat terjadi perubahan nilai pada baris pasangan mata uang tersebut
Sedangkan jendela Lates News menampilkan berita-berita seputar ekonomi dan mata uang yang terjadi hari ini, bisa anda gunakan sebagai dasar prediksi anda
2. Pada jendela kedua ini ada dua pilihan yaitu Charting dan Discussions.
Jendela Charting menunjukkan grafik perubahan nilai sebuah pasangan mata uang, anda bisa merubah tampilan grafik ini dengan cara klik tombol kanan mouse anda pada gambar grafik. Anda bisa mencoba-coba dahulu dan lihat perubahan yang terjadi.
Jendela Discussions berguna untuk melakukan pembicaraan dengan sesama member Marketiva dan juga dengan Staf Support yang siap membantu anda kapanpun, disini anda juga akan menemukan ruang diskusi khusus Indonesia dan Staf Support yang berbahasa Indonesia di bagian International Support.
Untuk menemukan ruang diskusi Indonesia anda harus klik dulu tombol Group dan klik kotak pada tulisan Indonesia, maka akan muncul jendela diskusi Indonesia.
3. Pada jendela ketiga ini ada dua pilihan yaitu Portfolio dan Signal.
Jendela Portfolio menunjukkan kodisi portfolio atau keuangan anda, disini anda bisa melihat transaksi forex yang sedang anda lakukan, berapa margin yang anda gunakan, jumlah keuntungan anda saat ini dan jumlah sisa uang anda. Disini terbagi atas Live Trading yang menggunakan uang sungguhan dan Virtual Trading yang menggunakan uang virtual.
Jendela Signal menampilkan signal yang anda peroleh jika anda berlangganan signal yang disediakan oleh rekanan Marketiva.
4. Pada jendela keempat ini ada empat pilihan yaitu Orders, Trades, Positions dan Account Center
- Orders : Berisi catatan pesanan transaksi (order) yang anda lakukan
- Trades : Berisi catatan perdagangan (trade) yang pernah anda lakukan
- Positions : Berisi catatan posisi anda saat ini baik yang masuk berlangsung (open) maupun yang berhenti (stop)
- Account Center : Berisi detil account anda, data-data anda dan kondisi keuangan anda
Masuklah ke Deal Quote Marketiva melalui program Streamster yang telah Anda Download ke Komputer Anda. Masukan username dan password. Maka Akan tampil platform trading Marketiva
Perhatikan perbedaan harga Bid dan Offer, selisih harga ini disebut dengan “Spread”. Spread GBP/USD di Marketiva biasanya selisih 5 point. Artinya Anda butuh lima point agar transaksi Anda Break Event (kembali modal).Untuk melakukan posisi sell / jual (short)
Cukup mengklik kolom "bid" di pair yg kita inginkan. Sedangkan
Untuk melakukan posisi buy / beli (long)
Klik kolom "offer" di pair yg kita inginkan gambar
contoh di atas Anda melakukan transaksi (open position) GBP/USD pada harga 1.8931.
Setelah anda mengklik kolom bid atau offer, maka akan muncul “tab order” isian seperti ini
Keterangan Cara Mengisi
Kolom Instrument
Diisi dengan pasangan mata uang yang ingin Anda transaksikan (biasanya sdh terisi)
Mis GBP/USD, EUR/USD, USD/JPY, USD/CHF
Kolom Buy/Sell
Pilih ingin mengambil posisi BUY atau posisi SELL (biasanya sudah terisi)
Kolom Price
Harga yang ingin ditransaksikan (biasanya sudah terisi)
Kolom Price Type
Pilih “market” untuk memilih harga pada saat itu juga
Pilih “ stop” atau “limit” untuk order (memesan)
Kolom Duration dan Duration Type
Biarkan saja spt itu
Kolom Quantity
Isi sesuai dengan modal Anda. Bila Anda hanya memiliki $5 di live account Anda. Mainkan cukup $1 saja. Sisanya untuk menjaga modal Anda, bila harga bergerak berlawanan arah. Tetapi bila Anda memiliki modal lebih dari itu missal $1000 maka Anda bisa mainkan sampai $100 per transaksi. Marketiva menggunakan leverage 1:100 (1%). Leverage adalah sistem margin trading yang membuat Anda bisa melakukan transaksi $100 dengan hanya modal $1. (leverage=pengungkit/melipatgandakan) atau transaksi Anda berubah menjadi 100 kali lebih banyak.
Dengan sistem leverage ini, bila Anda melakukan transaksi
$1 maka masukan nilai 100 pada kolom Quantity
$5 maka masukan nilai 500 pada kolom Quantiy
$10 maka masukan nilai 1000 pada kolom Quantity
$200 maka masukan nilai 20000 pada kolom Quantity
Kolom Exit Stop Loss
Masukan nilai harga untuk membatasi nilai kerugian. Bila kita dalam posisi BUY tentu kita mengharapkan harga akan naik. Dan Bila kita dalam posisi SELL tentu kita mengharapkan harga akan turun Tapi bila ternyata prediksi kita salah harga malah berlawanan arah, tentu kita harus membatasi kerugian kita.
Kolom Exit Target
Harga Target yang ingin Anda capai. Bila dalam posisi Buy Anda menganalisa dan memperkirakan harga akan bergerak dari 1.8931 sampai 1.9001
Maka pada kolom “Exit Target” Anda masukan nilai 1.9001
Begitupula sebaliknya bila Anda mengambil posisi SELL. Atau Anda dapat kosongkan saja kolom ini sampai Anda likuidasi sendiri posisi Anda.
Kolom Desk
Pilihlah “Live” bila Anda ingin bertransaksi dengan Live Account (Uang Sungguhan milik Anda). Dan pilih “Virtual” bila Anda ingin bertransaksi secara virtual atau dengan uang virtual (simulasi)
Kolom Teks
Tidak Perlu di isi
Setelah Anda Isi Tab Order Isian dengan benar Klik "OK", maka transaksi anda akan dapat Anda lihat pada layar deal quote Marketiva (Position) Anda.
Mengedit (mengubah) dan Melikuidasi Posisi (Menutup Posisi)
Untuk mengedit atau untuk melikuidasi Klik “Position ID” biasanya berupa kode2 transaksi seperti G2XPD30Z2 (mis;) Setelah Anda klik akan muncul tab seperti ini
Klik Change Untuk mengedit transaksi Anda
Klik Close Untup melikuidasi posisi Anda
Klik No Action bila Anda tidak ingin melakukan apa2
Keterangan Tambahan
Direkomendasikan untuk pemula menggunakan pair EUR/USD, karena pair ini selain spread / selisih harganya kecil (-3 pips) pergerakan harganya juga tidak terlalu liar. Bila Anda sudah berpengalaman dan ingin tantangan yang lebih besar Anda bisa menggunakan pair GBP/USD yang pergerakan harganya bisa sampai 200 poin saat event2 ekonomi tertentu
Perlu diingat di broker lain seandainya posisi kita tidak terclose selama sehari semalam kita akan dikenakan charge / overnight fee, sedangkan di Marketiva ini free of charge atau bebas biaya overnight
Register di Marketiva
http://www.marketiva.com
Download Ratusan Ebook Forex
Nah Klik Link EBOOK FOREX FOR FREE
Strategi Forex
Lihat Kalender Economic Harian, yg biasanya di upgrade mingguan di http://forexfactory.com Contoh trading dengan NFP mis: pada hari Jumat pertama bulan itu ada data tentang NFP yang akan dirilis di Amerika jam 19.30 WIB. Di http://forexfactory.com Anda bisa menyesuaikan waktu Amerika dan Jakarta (WIB) dengan jalan mengganti time periode menjadi +7 otomatis calendar forexfcatory akan menyesuaikan dengan waktu Jakarta.
Lima menit mendekati waktu 19.30 WIB yaitu jam 19.25 WIB pasanglah dua order posisi sekaligus. Yaitu posisi BUY dan SELL. Anda harus lihat harga pada saat itu. Untuk memasang harga order tambahkan 40 pips untuk posisi BUY dan kurangi 40 pips untuk posisi SELL. Lalu pasang Sotp Loss 30 pip, Target profit pasang 50 pip atau terserah Anda bila yakin dengan pergerakan harga saat itu dan ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Price = Masukan harga “1.7270” (dari 1.7230 + 0.0040 (+40 pip))
Price Type = Pilih “Stop”
Quantity = Isi jumlah uang yang ingin Anda transaksikan (ingat leverage 1:100)
Bila transaksi $5 maka masukan nilai 500 pada kolom Quantiy
Bila transaksi $10 maka masukan nilai 1000 pada kolom Quantity
Bila transaksi $200 maka masukan nilai 20000 pada kolom Quantity, dst
Exit Stop Loss = Isi dengan "1.7240" (dari 1.7270 - 0.0030 (30 pip)
Exit Target = Bila ingin target profit 50 pip masukkan "1.7320" (dari 1.7270 + 0.0050)
Desk = pilih "Live" jika ingin trading dengan uang sesungguhnya pilih "Virtual" jika hanya ingin trading simulasi
Klik “OK” Transaksi Anda langsung terkirim dan tercatat di bagian Order
Klik tab “Orders” pada platform Marketiva Anda, lalu klik “New” maka akan muncul tab isian:
Instrument = Isi dengan “GBP/USD”
Buy/Sell = Pilih “SELL”
Price = Masukan harga “1.7190” (dari 1.7230 - 0.0040 (-40 pip))
Price Type = Pilih “Stop”
Quantity = Isi jumlah uang yang ingin Anda transaksikan (ingat leverage 1:100)
Exit Stop Loss = Masukan harga 1.7220 (dari 1.7190 + 0.0030 (30 pip)
Exit Target = Bila ingin target profit 50 pip masukkan 1.7140 (dari 1.7190 - 0.0050)
Desk = pilih "live" jika ingin trading dengan uang sesungguhnya. Pilih "Virtual" jika hanya ingin trading simulasi
Klik “OK” maka transaksi Anda langsung terkirim dan tercatat di bagian Order
Posisi Order SELL di 1.7190 SL 1.7220 TP 1.7140
Setelah itu kita menunggu sampai jam 19.30 WIB lewat. Setelah berita ekonomi NFP ini diumumkan biasanya harga akan bergerak naik atau turun secara drastis. Bila harga bergerak naik, pasti posisi Buy yang tersentuh. Dan Bila harga bergerak turun, maka posisi Sell akan kena. Ini yang disebut dengan perangkap.
Strategi ini juga bisa digunakan pada event-event ekonomi yang lain seperti GDP, Home sales dsb tetapi karena pergerakannya tidak sebanyak NFP atau CPI Core maka target penambahan dan pengurangan harus Anda kurangi menjelang diumumkannya berita eknomomi tersebut missal order posisi BUY + 20 dan SELL -20. Stop loss 20 pip dan target Profit 30.
(Sumber: http://trapfx.blogspot.com/)
Mata uang uang disarankan EUR/USD dan EUR/GBP (pilih salah satu saja). Waktu trading pada saat US open (19.00 WIB) atau Europe Open (14.00 WIB)
Metodenya sederhana tapi cukup efektif untuk melihat trend pergerakan harga. Indikator-indikator yang digunakan
1. Time Frame 1 Jam (1H) gunakan chart candlestick atau chart bar
2. EMA 18 dan EMA28 (warna merah dua-duanya)
3. WMA 5 (warna biru) dan WMA 8 (warna kuning)
*Masalah warna bisa diatur sesuai selera
1. Time frame 1 jam dan candlestick atau bar chart
Klik kanan pada bagian bidang yang menampilkan grafik (charting. Akan muncul beberapa pilihan (options). Pilihlah “Timescale" Lalu klik “Hourly “ (jam) maka data grafik akan memunculkan data harga (Open, High, Low, Close) setiap 1 Jam
Klik kanan lagi bidang grafik pilih “Style”. Lalu klik "Candlesticks" atau "Bar Chart" (terserah Anda. Gambar grafik akan berubah sesuai pilihan Anda
2. EMA 18 dan EMA 28 (merah)
Pilih “Indicators” setelah itu pilih "Moving Average". Lalu akan uncul kolom isian. Pada kolom "Type" pilihlah"Exponential (EMA=Exponential Moving Average) Rubahlah angka default "Period" menjadi "18" lalu klik kotak warnanya "Line Color" pilih warna "merah". Klik "OK".Anda sekarang memiliki garis EMA18 warna merah Lakukan hal yang sama sekali lagi seperti di atas untuk membuat garis "EMA 28 warna merah". Bila sudah maka Anda sekarang memiliki 2 garis EMA yaitu EMA18 dan EMA 28 masing masing warna merah.
3. WMA 5 (biru) dan WMA 8 (kuning)
Klik kanan bidang grafik, akan muncul options. Pilih “Indicators” setelah itu pilih "Moving Average". Lalu akan uncul kolom isian. Pada kolom "Type" pilihlah"Weighted (WMA=Weightedl Moving Average). Ubahlah angka default "Period" menjadi "5" lalu klik kotak warnanya "Line Color" pilih warna "biru" Klik "OK". Anda sekarang memiliki garis WMA 5 warna Biru Lakukan hal yang sama sekali lagi seperti di atas untuk membuat garis "WMA 8 warna kuning". Bila selesai maka Anda sekarang memiliki 2 garis WMA yaitu EMA 5 (biru) dan EMA 8 (merah)
4. Secara keseluruhan pada grafik harga (charting)
Anda sekarang memiliki 4 garis MA. Yaitu garis EMA 18 (merah), EMA 28 (merah), WMA 5 (biru) dan WMA 8 (kuning). Cobalah “Save” Setup Anda ini sehingga Anda tidak perlu mengatur setting-annya setiap kali login. Untuk Men-“save” Klik Kanan Bidang Grafik kemudian pilih “Save Chart“. Isi Nama file sesuai selera Anda mis; “Sidus System” setelah itu klik "OK". Settingan Anda sudah tersave aman. Untuk menghapus, mengedit mengatur dsb Anda bisa melakukan dengan cara yang sama. Tinggal klik Kanan bidang grafik (Charting).
EMA 18 dan EMA 28 (masing2 merah)
adalah merupakan 2 garis tunnel untuk membantu Anda menentukan kapan mulainya sebuah trend dan kapan trend itu berakhir. (jangka panjang)
WMA 5 (biru) dan WMA 8 (kuning)
Adalah garis yang akan membantu kita kapan kita harus memasuki trend itu (Open Position), dan garis ini juga akan menunjukan kuat tidaknya sebuah trend (jangka pendek)
Entry Signal
dari bawah ke atas. Jika WMA 5 melintasi garis WMA 8 dari bawah ke atas berarti trend pergerakan harganyanya sangat kuat.
Ambil Posisi Sell (Short)
Bila WMA 5 dan WMA 8 melewati /menyilang garis Tunnel (EMA 18 dan EMA 28)
dari atas ke bawah. Jika WMA 5 melintasi garis WMA 8 dari atas ke bawah berarti trend pergerakan harganyanya sangat kuat.
Bila mengambil posisi BUY, Waspada bila garis WMA 5 bergerak menyilang turun dari atas ke bawah garis WMA 8 dan Keluar (exit) dari posisi ini bila garis WMA 5 WMA 8 meyilang turun dari atas ke bawah garis Tunnel (Celah EMA 18 dan EMA 28)
Bila mengambil posisi SELL, Waspada bila garis WMA 5 bergerak menyilang naik dari bawah ke atas garis WMA 8 dan keluar (exit) dari posisi ini bila garis WMA 5 dan WMA 8 bergerak menyilang naik dari bawah ke atas garis Tunnel (Celah EMA 18 dan EMA 28)
Dan Selalu keluar dari posisi Anda bila Tunnel (celah EMA 18 dan EMA 28) benar2 menyempit dan bahkan bersilangan. Hal ini menunjukan terjadinya perubahan arah trend (trend reversal).

(Sumber: http://trademx.blogspot.com/)
3. Trading dengan Strategi BGX Sistem
Cara trading disini menggunakan strategi BGX sytem untuk menentukan Open position dan exit .
Mata uang uang disarankan GBP/USD, EUR/USD, USD/CHF, EUR/JPY (pilih salah satu saja). Waktu trading pada saat US open (19.00 WIB) atau Europe Open (14.00 WIB)
Indikator yang digunakan
1. Time frame grafik 30 menit Candle Stick atau Bar
2. Garis WMA 5 (warna biru) WMA 20 (Oranye) dan WMA 100 (hijau)
3. Indikator RSI 14 (default)
Untuk mensetup Indikator BGX Sistem di Platform Marketiva, setelah login melalui Streamster Anda bisa langsung mensetup indicator-indikator diatas dengan cara seperti ini:
1. Time frame 30 menit dan Candle Stick atau Bar
Klik kanan pada bagian bidang yang menampilkan grafik (charting)Akan muncul beberapa pilihan (options). Pilihlah “Timescale” Lalu klik “30 minutes“ (30 menit) maka data grafik akan memunculkan data harga (Open, High, Low, Close) setiap 30 menit. Klik kanan lagi bidang grafik pilih “Style”. Lalu klik "Candlesticks" atau "Bar Chart" (terserah Anda). Gambar grafik akan berubah sesuai pilihan Anda
2. WMA 5 (Biru) dan WMA 20 (Oranye) WMA 100 (Hijau)
Klik kanan bidang grafik, maka akan muncul options. Pilih “Indicators” setelah itu pilih "Moving Average". Muncul Tab Pilihan; pada kolom "Type" pilih "Weighted"(WMA=Weightening Moving Average). Ubahlah angka default kolom "Period" menjadi "5" lalu klik “Line Color" kotak warnanya pilih warna “Biru”. Klik "OK". Anda sekarang memiliki garis WMA 5 warna Biru. Lakukan hal yang sama untuk membuat garis WMA 20 warna oranye dan garis WMA 100 warna hijau.
Bila sudah Anda lakukan, maka Anda sekarang memiliki 3 garis WMA yaitu WMA 5 (biru), WMA 20 (Oranye) dan WMA 100 (hijau) pada grafik harga Anda.
3. Indikator RSI 14
Klik kanan bidang grafik, akan muncul options. Pilih “Indicators” setelah itu pilih "Relative Strenght Index (RSI)" . Isi kolom "periode" dengan 14
4. Cobalah “Save” settingan Anda ini sehingga Anda tidak perlu mengatur setting-annya setiap kali login.
Untuk Men-“save” Klik kanan Bidang Grafik kemudian pilih “Save Chart “ Isi Nama file sesuai selera Anda mis; “BGX System” setelah itu klik "OK". Settingan Anda sudah tersave aman.
Untuk menghapus, mengedit mengatur dsb Anda bisa lakukan dengan cara yang sama. Tinggal klik Kanan bidang grafik (Charting).
Aplikasi BGX System
WMA 5 (biru) untuk mengikuti harga market.
WMA 20 (oranye) untuk konfirmasi entry (OP)
WMA 100 (hijau) untuk identifikasi trend harian
Bersiap Ambil Posisi “Buy” Bila:
WMA 5 mengcross WMA 20 dari bawah ke atas
WMA 5 dan WMA 20 berada di atas WMA 100
RSI berada di atas point 50 (garis tengah)
Entry (OP) saat harga 30 pip di atas harga cross WMA 5 dan WMA 20
Bersiap Ambil Posisi “Sell” Bila:
WMA 5 mengcross WMA 20 dari atas ke bawah
WMA 5 dan WMA 20 berada di bawah WMA 100
RSI berada di bawah point 50. Entry (OP) saat harga 30 pip di bawah harga cross WMA 5 dan WMA 20
Target point 30 pip dan stop loss minus 5 dari persilangan (cross) WMA 5 dan WMA 20
Contoh Trading :
Untuk mengetahu strategy BGX system yang lebih lengkap atau strategi lainnya bisa dilihat pada ebook atau di http://www.ebookfx.blogspot.com
Gunakan uang virtual terlebih dahulu sampai Anda benar2 mengenal Forex Trading Online ini. Pilihlah strategi yang sesuai dengan diri Anda sendiri. Dan jangan pernah berhenti untuk selalu menambah pengalaman dan pengetahuan Anda di bidang ini (Sumber: http://www.trademx1.blogspot.com/)
Register di Marketiva
http://www.marketiva.com
Manajemen Resiko
Faktor resiko yang harus Anda ketahui sebelum memulai forex trading :
1. Memiliki kemungkinan kehilangan dana 100%
2. Arus dana sangat cepat (very liquid)
3. Tidak ada metode trading yang dapat menjamin Anda pasti untung 100%. Ada banyak metode trading yang bagus namun tidak ada satu pun yang dapat menjamin untung 100%
4. Forex trading bukanlah sebuah “quick rich scheme” yang dapat membuat Anda kaya mendadak tanpa harus bekerja keras. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Kerja keras merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mereka yang mengalami kesuksesan finansial dalam hidupnya. Termasuk mereka yang sukses melalui forex trading.
Diperlukan kerja keras untuk mempelajari analisa dan perilaku pasar sehingga kita dapat menebak arah pergerakan harga dengan akurat. Begitu juga diperlukan mental ekstra ketika hasil trading tidak sesuai dengan yang kita harapkan.
Tanyakanlah pada trader-trader sukses yang Anda kenal, apakah mereka pernah mengalami jatuh bangun dalam trading mereka. Dan jawabannya hampir pasti adalah “ya”. Kesuksesan hanyalah disediakan bagi mereka yang mau berusaha dan belajar terus menerus meperbaiki dirinya.
Nah berkaitan dengan resiko yang harus dihadapi jika kita hendak memulai investasi di forex, diperlukan kiat-kiat khusus untuk memperkecil, atau bahkan membalikkan posisi kita yang tadinya minus menjadi kembali positif dan memperoleh untung. Berikut beberapa kiat dan manajemen resiko yang bisa Anda ambil:
1. Cut Loss
Merupakan aksi menutup posisi Anda yang berlawanan dengan pergerakan harga pasar. Cut loss digunakan untuk membatasi kerugian yang dialami sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi.
Sebagai contoh, katakanlah kita sedang membuka posisi kita pada GBPUSD Open Buy pada harga 1.8000. Membuka posisi Buy berarti kita mengharapkan harga naik melebihi 1.8000 sehingga kita memperoleh untung. Harapan kita harga bergerak misalnya hingga 1.8100 sehingga kita bisa memperoleh profit 100 point. Namun apa daya, ternyata harga bergerak berlawanan dengan yang kita harapkan. Ternyata harga bergerak turun terus menerus dari 1.8000 menjadi 1.7980 dan masih menunjukkan tendensi turun.
Nah daripada kita mengalami kerugian lebih lanjut dan akhirnya mengalami margin call maka lebih baik posisi ditutup meskipun kita menanggung kerugian 20 point (1.8000 menjadi 1.7980 = -20 point). Aksi ini dinamakan cut loss yaitu menutup posisi yang merugi guna mencegah kerugian yang lebih besar.
Detail Kasus Lainnya:
Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah quantity 10000. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900.
Ternyata harga bergerak turun tak menentu hingga kisaran 1.8820. Dengan segala pertimbangan, Tuan A ingin menutup begitu saja posisinya pada 1.8825. Sehingga Tuan A rugi 25 point (1.8825-1.8850 = -0.0025) Profit dan Loss dihitung dengan rumus sebagai berikut:
Diketahui: Posisi Close: 1.8825 # Posisi Open: 1.8850 # Quantity: 10000 # Maka: Profit/Loss = (1.8825 - 1.8850) x 10000 # Loss = -0.0025 x 10000 # Loss = $-25 (Tuan A mengalami kerugian $25)Contoh kasus
Mr. X memperkirakan harga akan NAIK. Jadi untuk mendapat keuntungan dia memutuskan membeli (Buy) dengan harapan harga akan naik sehingga dia bisa menjual dengan harga yang lebih mahal dan mendapat selisih Keuntungan. Tapi ternyata bukannya naik, malah TURUN harganya.
Dan setelah analisa ulang, Mr. X berkesimpulan perkiraannya bahwa harga akan naik ternyata SALAH. Jadi apa yang harus dia lakukan ? Daripada melawan harga pasar dan menderita kerugian, lagipula harga akan turun lebih jauh dari sekarang Dia memutuskan menutup posisi Buy nya yang merugi dan kemudian membuka posisi baru Sell (dengan harapan harga akan turun). Dan ternyata harga terus turun sehingga dia mengalami keuntungan melebihi kerugian yang diterima di posisi Buy yang dia tutup sebelumnya. Kemudian dia menutup posisi Sell tersebut dan menerima keuntungan.
Tips Untuk Anda: # Lakukan hanya bila prediksi keuntungan switching melebihi nilai kerugian posisi pertama yang akan ditutup. # Kalau ternyata harga berubah ternyata sesuai dengan prediksi pertama, maka anda akan menderita kerugian 2 kali, yaitu posisi pertama dan posisi kedua juga
Detail Kasus:
Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah Quantity 30000. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900. Ternyata harga bergerak turun tak menentu hingga kisaran 1.8820. Dengan segala pertimbangan, Tuan A ingin menutup begitu saja posisinya pada 1.8825. Sehingga Tuan A rugi 25 point (1.8825-1.8850 = -0.0025)
Profit/Loss = (1.8820 - 1.8740) x 20000 # Profit = 0.0080 x 20000 # Profit = $160Keseluruhan hasil dari dua trading tadi adalah
Trading I = -$75
Trading II = $160
Laba = $160 - $75 = $85 atau Rp. 765.000,- ($1 = Rp 9000)
3. Averaging
Contoh Kasus
Detail Kasus:
Lalu tak lama kemudian harga kembali terkoreksi dan menyentuh 1.8900. Dengan demikian Tuan A mendapatkan 2 keuntungan dari 2 posisi yang telah dibuka :
Posisi I : Profit/Loss = (1.8900 - 1.8850) x 200000 # Profit = 0.0050 x 20000 # Profit Posisi I = $ 100
Ketiga manajemen resiko diatas sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Jadi, betapa sayangnya kita mengalami kerugian hanya karena kita tidak mengetahui hal diatas. Namun apakah dengan mengetahui ketiga manajemen resiko tersebut kita dipastikan tidak pernah mengalami loss?
(sumber info: http://www.manfx.blogspot.com)
Register di Marketiva
http://www.marketiva.com
Analisis Fundamental
Dasar analsis secara fundamental adalah informasi/berita (news) yang berasal dari :
1. Instansi Resmi/Pemerintah
2. Media cetak/elektronik
3. Perorangan
1. Instansi Resmi/Pemerintah
2. Media cetak/elektronik
3. Perorangan
Sesuai dengan sumbernya, maka metode Fundamental bersifat subyektif, tergantung derajat kepercayaan Investor/Konsultan kepada sumber berita tersebut.
Sifat berita Fundamental dikelompokan menjadi dua yaitu :
1. Berita Permintaan bersifat Bullish
- Cuaca buruk/storm/unfavourable,
- 3 – 6 conseccutive (berturut-turut) days up/firmer (menguat)
- Triggered Buying, Bottomside/bottomout , Buying Power, dll
2. Berita Penawaran/Supply bersifat Bearish
- Cuaca baik/favourable, 3-6 consecutive days down/easier (melemah)
- Lack of Demand (Kekurangan Permintaan)
- Triggered Selling, Topside capped (Puncak sudah tercapai), Harvesting
- Selling Power, Ample of stock (Stok melimpah),dll.
Faktor-faktor yang mempengaruhi analisa secara fundmental
Analisa: Ekonomi, Politik, Keamanan (global, regional, negara)
Penentu: Kecepatan memperoleh informasi
Sumber informasi: Pengolahan informasi & forecasting (ramalan)
Berikut ini beberapa Data Ekonomi dan Pengaruhnya Terhadap Dollar AS:
(sumber: http://www.afunfx.blogspot.com) No. Economic Indicator Naik / Turun US$ 1 Average Earning Naik Menguat 2 Balance of Payment Naik Menguat 3 Budget Deficit Turun Menguat 4 Business Inventories Turun Menguat 5 Capacity Utilization Naik Menguat 6 Car Sales Naik Menguat 7 Chicago PMI (Purchasing Management Index) Naik Menguat 8 Constuction Spending Naik Menguat 9 Consumer Confidence Index (CCI) Naik Menguat 10 Consumer Credit (CI) Naik Menguat 11 Consumer Price Index (CPI) Turun Menguat 12 Consumer Spending (Expenditure) Turun Menguat 13 Cost of Living Naik Menguat 14 Current Acount Turun Menguat 15 Corporate Profit Naik Menguat 16 Deflasi Naik Menguat 17 Discount Rate Naik Menguat 18 Durabel Goods Orders Naik Menguat 19 Econimic Monetary System (EMS) Naik Menguat 20 Factory Orders Naik Menguat 21 Federal Budget Naik Menguat 22 Federal Reserve Fund Naik Menguat 23 Gross Domestic Product (GDP) Naik Menguat 24 Gross National Product (GNP) Naik Menguat 25 Housing Start Naik Menguat 26 Industrial Productions Naik Menguat 27 Invisible Trade Turun Menguat 28 Jobless Claims Naik Menguat 29 Leading Indicator Naik Menguat 30 Money Supply (M1, M2, M3, M4) Naik Menguat 31 National Association Naik Menguat 32 (NAPM) Naik Menguat 33 Non Farm Payrolls Naik Menguat 34 Personal Expenditure Naik Menguat 35 Personal Income Turun Menguat 36 Prime Rate Naik Menguat 37 Product Price Index (PPI) Naik Menguat 38 Public Sector Debt Repayment Naik Menguat 39 Retail Sales Turun Menguat 40 Trade Balance Naik Menguat 41 Trade Devicit Turun Menguat 42 Trade Weighted Index Turun Menguat 43 Unemployment Rate Turun Menguat 44 Unit Labour Cost Naik Menguat 45 Value Added Tax Naik Menguat 46 Visible Trade Naik Menguat
